Menurut penyelidik, Kamrab sendiri melakukan bunuh diri sebelum ditangkap.
Diketahui anak tirinya berusia 2 tahun dan terdaftar di kamar bayi yang diserang pada Kamis waktu setempat.
Baca Juga : Anies Dapat Dukungan Akbar Tanjung, Sinyal Koalisi NasDem dan Golkar TerbentuK?
Hanya saja anaknya tidak hadir saat dilakukan penyerangan.
Pada faktanya, Kamrab mencari anaknya akan tetapi tidak ada disana. Sehingga Kamrab mulai menembak serta menikam secara membabi buta di kamar bayi.
“Kamrab pergi mencari putranya yang berusia dua tahun, tetapi bocah itu tidak ada disana, jadi dia mulai menembak dan menikam orang-orang di kamar bayi,†kata juru bicara polisi Mayuor Jenderal Paisan Luseomboon.
Baca Juga : BBM Pertalite Diduga Lebih Boros, Kementerian ESDM Lakukan Uji Sampel
Selain itu, Kamrab diketahui masuk ke ruangan 24 anak-anak tidur bersama.
Kamrab juga membunuh semuanya kecuali satu dari mereka.
“Kamrab diketahui memakai pisau untuk menikam anak-anak beserta staf di pusat tersebut,†kata Luesomboon.