Tuesday, June 16, 2026
spot_img
HomeFinanceDPR Sepakati Anggaran Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun

DPR Sepakati Anggaran Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun

INAKINI.COM – Komisi XII DPR menyetujui anggaran Kementerian ESDM untuk pagu indikatif rancangan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2027 senilai Rp27,33 triliun. Angka tersebut naik sekitar 26,11% jika dibandingkan pagu anggaran di tahun 2026 yang sebesar Rp21,67 triliun.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan Kementerian ESDM mengusulkan anggaran untuk tahun depan sejumlah Rp27,33 triliun sesuai pembahasan dalam Rapat Kerja penetapan rencana kerja dan anggaran kementerian negara/lembaga (RKA-KL) pada Senin (15/6/2026).

Adapun berdasarkan unit kerja distribusi anggaran untuk masing-masing unit di Kementerian ESDM adalah sebagai berikut:

  • Sekretaris Jenderal KESDM: Rp532,75 miliar
  • Inspektur Jenderal: Rp124,46 miliar
  • Ditjen Migas: Rp11,32 triliun
  • Ditjen Ketenagalistrikan: Rp10,460 triliun
  • Ditjen Minerba: Rp702,53 miliar
  • Setjen DEN: Rp78,60 miliar
  • Ditjen Penegakan Hukum ESDM: Rp86,38 miliar
  • BPSDM ESDM: Rp881,43 miliar
  • Badan Geologi: Rp749,49 miliar
  • BPH Migas: Rp474,43 miliar
  • Ditjen EBTKE: Rp1,813 triliun
  • BPMA: Rp105,31 miliar

Total: Rp27,335 triliun

“Anggaran tersebut termasuk belanja program strategis infrastruktur sebesar Rp 22,48 triliun dan alokasi minimal untuk anggaran pendidikan sebesar Rp 165,1 miliar,” ujar Yuliot di Gedung DPR, Senin malam (15/6/2026).

Yuliot menjelaskan bahwa belanja program strategis infrastruktur Kementerian ESDM tahun anggaran 2027 direncanakan untuk beberapa hal, seperti konverter kit petani serta konsultan pengawas untuk 14.000 paket sebesar Rp158,5 miliar.

Disusul, keperluan untuk pipa gas bumi Dumai-Sei Mangkei kontrak tahun anggaran 2025-2027, serta konsultan pengawas untuk 1 ruas sebesar Rp3,94 triliun. Kemudian untuk jaringan gas rumah tangga kontrak tahun anggaran 2026-2028 serta konsultan pengawas untuk 959.232 sambungan rumah tangga sebesar Rp5,212 triliun.

Selanjutnya, pipa transmisi gas Semarang-Solo Yogyakarta kontrak tahun anggaran 2026-2028 serta konsultan pengawas untuk 1 ruas sebesar Rp702,38 miliar, pipa transmisi gas Cirebon-Bandung kontrak tahun anggaran 2026-2028 serta konsultan pengawas untuk 1 ruas sebesar Rp577,56 miliar, PLTMH kontrak tahun anggaran 2026-2027 untuk 3 unit sebesar Rp58,58 miliar.

Selanjutnya, program konversi kompor listrik sebesar Rp815,56 miliar, konversi motor listrik sebesar Rp635,54 miliar, PJUTS serta konsultan pengawas untuk 250.000 sambungan ruas sebesar Rp520 miliar.

Infrastruktur listrik desa juga masuk dalam daftar dengan kontrak serta konsultan pengawas sebesar Rp9,74 triliun dan target pembangunan di 3.054 lokasi, serta pembangunan kapal bio maritime kontrak dengan target 1 unit sebesar Rp100,86 miliar.

Pada akhir rapat, Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya meminta persetujuan kepada para anggota rapat kerja terkait pagu anggaran yang diusulkan oleh Kementerian ESDM, yang dijawab setuju secara serentak.

“Komisi XII DPR RI menyetujui pagu indikatif Kementerian ESDM RI tahun anggaran 2027 sebesar Rp 27.335.640.478,” kata Bambang sekaligus menutup Rapat Kerja.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments