Wednesday, June 17, 2026
spot_img
HomeFoodTata Ulang MBG, BGN Pakai Sistem Grading dan Perbarui Insentif SPPG

Tata Ulang MBG, BGN Pakai Sistem Grading dan Perbarui Insentif SPPG

INAKINI.COM – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menyampaikan pemerintah akan melakukan serangkaian pembenahan tata kelola satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Langkah yang disiapkan antara lain perhitungan ulang insentif hingga penerapan sistem grading atau pengelompokan kelas tertentu.

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mengatakan pemerintah akan memprioritaskan penguatan kualitas operasional SPPG yang sudah berjalan dibandingkan menambah unit baru.

“Yang pertama adalah moratorium terhadap pembangunan SPPG baru karena SPPG yang sudah ada dirasakan mungkin sudah mencukupi dan akan ditata ulang. Jadi, fokus kepada SPPG yang sudah operasional,” ujar Qodari pada Rabu (17/6/2026).

Menurut Qodari, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) juga tengah menyiapkan pembaruan mekanisme pemberian insentif bagi SPPG.

Skema tersebut kemungkinan akan kembali menggunakan metode yang mengaitkan besaran insentif dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani.

Selain itu, pemerintah berencana menerapkan sistem grading atau pengelompokan kelas berdasarkan kinerja SPPG. Melalui skema tersebut, setiap SPPG akan dinilai dan dikelompokkan sesuai kualitas layanan yang diberikan.

Besaran insentif yang diterima nantinya akan ditentukan oleh dua faktor utama, yakni jumlah penerima manfaat yang dilayani serta hasil penilaian kualitas atau grading masing-masing SPPG.

Qodari menjelaskan pemerintah juga akan memperketat evaluasi terhadap berbagai aspek operasional yang selama ini telah berjalan.

Pengawasan akan diperkuat mulai dari kondisi fasilitas, pemenuhan persyaratan operasional, proses pengolahan makanan, hingga standar kesehatan dan kebersihan.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan mutu pangan yang diterima siswa maupun kelompok penerima manfaat lainnya dalam program MBG.

Menurut Qodari, pemerintah kini menempatkan peningkatan kualitas layanan sebagai prioritas utama setelah jaringan layanan MBG berkembang pesat dalam beberapa bulan terakhir.

“Jadi, fokusnya bukan lagi kepada kuantitas, tetapi kepada kualitas. Selain kualitas SPPG, ke depan juga diharapkan ada perbaikan dari segi efisiensi,” kata Qodari.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments