INAKINI.COM – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyebut Gedung Syarikat Islam pertama di Semarang akan diperbaiki lagi tahun ini. Kerusakannya disebut tidak terlalu parah, tetapi tetap membutuhkan pembenahan.
Fadli Zon menyampaikan hal itu saat wawancara di Kereta Nusantara Explorer dalam perjalanan dari Semarang menuju Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Awalnya, Fadli Zon ditanya soal Gedung Syarikat Islam di Semarang. Ia mengatakan bangunan itu sebelumnya sudah pernah diperbaiki. Namun, masih ada bagian yang membutuhkan perbaikan ringan.
“Gedung Syarikat Islam waktu itu sudah diperbaiki, sekarang ada perbaikan minor ya,” kata Fadli.
Menurut Fadli, salah satu yang menjadi perhatian adalah tumbuhnya pohon-pohon di area bangunan tersebut. Ia menyebut gedung itu sebagai Gedung Syarikat Islam pertama di Semarang.
“Terutama ada tumbuhnya pohon-pohon di situ, itu Gedung Syarikat Islam pertama di Semarang,” ujarnya.
Fadli berharap perbaikan bisa dilakukan tahun ini. Ia menegaskan kondisi bangunan tidak mengalami kerusakan berat.
“Mudah-mudahan tahun ini bisa diperbaiki revitalisasi, tapi kerusakannya enggak terlalu parah,” kata Fadli.
Rencana perbaikan Gedung Syarikat Islam itu menjadi bagian dari agenda Kementerian Kebudayaan dalam menangani aset sejarah dan cagar budaya. Fadli sebelumnya menyebut Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian terhadap sejarah dan cagar budaya.
Menurut Fadli, kementerian dan lembaga diminta merevitalisasi aset budaya masing-masing. Di Kementerian Kebudayaan, aset itu mencakup museum, situs cagar budaya, candi, masjid tua, gereja, benteng, hingga keraton.
Fadli juga menyebut pemerintah tahun ini menargetkan lebih dari 100 aset budaya masuk tahap awal penanganan. Beberapa di antaranya adalah Masjid Demak, Istana Maimun, Keraton Surakarta, sejumlah keraton lain, dan Galeri Nasional.
Pemerintah juga mempercepat registrasi, verifikasi, dan pendataan cagar budaya nasional. Fadli mengatakan selama 79 tahun Indonesia baru mencatatkan 228 cagar budaya nasional. Tahun ini, targetnya naik menjadi 2.000.


