Saturday, October 17, 2026
spot_img
HomeNewsPemerintah Siapkan KPR Subsidi Bunga 6% Buat Pekerja Bergaji Rp17 Juta

Pemerintah Siapkan KPR Subsidi Bunga 6% Buat Pekerja Bergaji Rp17 Juta

INAKINI.COM – Pemerintah menyiapkan program kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi yang menyasar pekerja dengan penghasilan tetap hingga sekitar Rp 17 juta per bulan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program tersebut menjadi salah satu kebijakan yang disiapkan pemerintah untuk dilanjutkan dan diperluas pada 2027.

“Kemudian dibuatkan program baru tambahan untuk KPR bersubsidi bagi mereka yang mendapatkan penghasilan tetap sekitar Rp17 juta, dimana program ini juga akan diberikan kredit pemilikan rumah dengan bunga 6%,” kata Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Jakarta, dikutip Kamis (1/10).

Menurut Airlangga Hartarto, program KPR tersebut merupakan perluasan dari skema yang sebelumnya disiapkan bagi masyarakat yang tergolong UMKM dengan penghasilan tidak tetap.

“Jadi sebelumnya program ini disiapkan untuk mereka yang menjadi UMKM, penghasilannya tidak tetap tapi berusaha, sekarang untuk mereka yang berpenghasilan tetap,” katanya.

Selain memperluas sasaran penerima, pemerintah menetapkan batas nilai rumah yang dapat dibeli melalui program tersebut. Airlangga menyebut rumah yang dapat dibeli memiliki harga hingga Rp 500 juta.

Dengan demikian, program baru ini diarahkan untuk membuka akses pembiayaan perumahan bagi pekerja yang memiliki penghasilan tetap, tetapi masih membutuhkan dukungan pembiayaan untuk membeli rumah.

Salah satu fasilitas yang disiapkan pemerintah adalah tingkat bunga KPR sebesar 6%. Airlangga mengatakan skema tersebut ditujukan bagi pekerja dengan penghasilan tetap sekitar Rp 17 juta.

Namun, pemerintah belum merinci lebih lanjut mengenai persyaratan penerima, tenor pinjaman, besaran subsidi bunga, maupun mekanisme penyaluran KPR tersebut.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments