INAKINI.COM – Pelatih baru tim nasional Thailand, Anthony Hudson, mengakui bahwa timnya berada di posisi yang menguntungkan setelah hasil undian grup Piala ASEAN 2026.
Thailand dipastikan terhindar dari persaingan panas di grup A yang dihuni oleh dua raksasa Asia Tenggara, Vietnam dan Indonesia.
Berdasarkan hasil undian yang digelar di Jakarta pada Kamis (15/1/2026), Thailand tergabung di Grup B bersama Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Sementara itu, grup A menjadi “grup neraka” yang mempertemukan juara bertahan Vietnam, Indonesia, Singapura, Kamboja, dan pemenang kualifikasi antara Timor Leste atau Brunei Darussalam.
Anthony Hudson yang akan resmi menggantikan Masatada Ishii mulai Oktober 2025, merasa bersyukur timnya tidak harus baku hantam dengan Indonesia dan Vietnam di fase awal.
“Senang rasanya melihat grup lain, yang berisi Indonesia dan Vietnam,” ujar pelatih asal Inggris tersebut.
“Pada kenyataannya, setiap grup itu sulit. Di grup kami, setiap pertandingan akan rumit dan menantang, tetapi jika diberi pilihan, ini adalah grup yang ingin kami ikuti,” ujarnya.
Meski merasa diuntungkan, mantan pelatih Selandia Baru itu mengingatkan anak asuhnya agar tidak jemawa. Ia menilai persaingan di grup B tetap kompetitif. “Kami senang dengan susunan tim-tim tersebut. Tidak akan ada pertandingan mudah, semuanya akan sangat kompetitif. Tapi kami senang dengan hasil undian ini,” tambah Hudson.
Pelatih Filipina, Carles Cuadrat, menyambut hasil undian ini dengan optimisme tinggi. Ia memprediksi pertemuan dengan Thailand akan menjadi laga yang paling dinantikan.
“Thailand selalu lolos ke babak selanjutnya. Kami bertemu mereka di semifinal terakhir kali, jadi ini pasti akan menjadi pertandingan yang patut dinantikan,” tutur pelatih asal Spanyol tersebut.
Di sisi lain, pelatih Kamboja, Koji Gyotoku, sadar betul akan beratnya tantangan di grup A. Menghadapi Indonesia dan Vietnam merupakan tugas berat bagi timnya. “Tujuan kami adalah untuk melaju, jadi seluruh tim harus bermain dengan semangat tertinggi. Dalam pertandingan kandang, Kamboja harus menang. Bahkan saat menghadapi Vietnam atau Indonesia, kami tetap akan berusaha meraih kemenangan,” tegas Gyotoku.
Turnamen bergengsi Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, tepat setelah euforia Piala Dunia berakhir. Berikut adalah detail format turnamen:
- Babak Grup (24 Juli – 8 Agustus 2026): Menggunakan format round-robin. Setiap tim akan memainkan dua laga kandang dan dua laga tandang.
- Semifinal & Final (15 – 26 Agustus 2026): Menggunakan sistem gugur dengan format dua leg (home and away).
Sepanjang sejarah, Thailand masih memegang rekor pengoleksi gelar terbanyak dengan tujuh trofi, disusul Singapura (4), Vietnam (3), dan Malaysia (1). Vietnam sendiri menyandang status juara bertahan setelah menumbangkan Thailand dengan agregat 5-3 pada edisi Januari 2025 lalu.
Penyelenggaraan pada musim panas ini diharapkan memudahkan klub-klub untuk melepas pemain terbaik mereka, mengingat Juli dan Agustus merupakan periode pramusim bagi liga-liga di kawasan ASEAN.


