Sunday, December 10, 2023
spot_img
HomeBUMNJV Adhi-PP Menangkan Proyek Infrastruktur Perkeretaapian Filipina Senilai Rp 8,1 Triliun

JV Adhi-PP Menangkan Proyek Infrastruktur Perkeretaapian Filipina Senilai Rp 8,1 Triliun

INAKINI.COM – Pada Kamis, 13 Juli 2023, Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr menyaksikan penandatangan kontrak pembangunan infrastruktur transportasi yaitu North-South Commuter Railway Project dari Department of Transportation (DOTr) Filipina Di Istana Malacanan, Manila.

Terdapat dua kontrak proyek yang dimenangkan oleh Joint venture 2 (dua) BUMN Indonesia yaitu PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) Joint Venture.

Proyek pertama adalah CP S-01 untuk pengerjaan Blumentrit Extension 1.2 km viaduct (jembatan rel di atas jalan umum). Lingkup pekerjaan adalah 1 (satu) stasiun elevated di Blumentrit, dan 5 (lima) jembatan. Nilai proyek tersebut 11,672 milyar Peso atau sekitar Rp. 3,1 trilyun dikeluarkan tanggal 17 Februari 2023.

Proyek kedua adalah CP S-03C untuk pengerjaan 5.8 km viaduct, dengan lingkup pekerjaan 2 (dua) (stasiun Sucat dan stasiun Bicutan) dan 3 (tiga) jembatan. Nilai proyek tersebut 20,92 milyar Peso atau sekitar Rp. 5 trilyun dikeluarkan tanggal 26 Juni 2023, sehingga secara keseluruhan bernilai hampir Rp. 8,1 Trilyun.

Penandatangan dilakukan oleh Isman Widodo, General Manager Railway Department PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Pande Ketut Gede Karmawan, Senior Vice President of Infrastructure Division PT PP (Persero) Tbk. Acara ini dihadiri oleh Entus Asnawi Mukhson Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Novel Arsyad, Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk.

Acara penandatanganan turut dihadiri Secretary of Transportation (Menteri Perhubungan Filipina) Hon. Jaime J.Bautista, Undersecretary for Railway, Cesar B.Chavez, General Manager of Philippines Natonal Railways Jeremy S. Regino, Duta Besar RI untuk Filipina, Agus Widjojo, Duta Besar Jepang dan Australia serta Presiden Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa serta Japan International Cooperation Agency (JICA) Representative,

Dalam sambutannya Presiden Marcos Jr. menngatakan bahwa penandatanganan paket kontrak tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyediakan sistem transportasi umum yang lebih efisien dan inklusif.

Dia menambahkan bahwa pemerintah sadar akan nasib para pemukim informal yang dapat terpengaruh oleh proyek tersebut, serta potensi ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan oleh pekerjaan konstruksi.

“Pemerintah daerah [ada] untuk memastikan bahwa mereka [yang] membutuhkan bantuan diperhatikan,” kata Marcos.

“Ini adalah konsekuensi yang tak terhindarkan dari proyek-proyek besar ini, tetapi ini adalah sesuatu yang harus kami lalui jika kami ingin menyelesaikan proyek seperti yang telah dirancang, dan kami akan dapat memperoleh keuntungan dalam jangka panjang,” dia ditambahkan.

Sementara itu Duta Besar Agus Widjojo pada kesempatan tersebut menyampaikan penghargaan kepada Presiden Marcos Jr, atas komitmen yang teguh dalam memperkuat kerjasama bilateral RI-Filipina dan atas kepercayaan yang diberikan kepada BUMN Indonesia untuk turut berkontribusi dalam pembangunan di Filipina. Duta Besar Agus Widjojo juga menegaskan bahwa Indonesia selalu siap berbagi pengalaman dan kapasitas dalam pembangunan infrastruktur di Filipina.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments