Friday, June 21, 2024
spot_img
HomeASEANHarapan Presiden Jokowi: ASEAN - India Bisa Dorong Penuntasan Isu Pangan dan...

Harapan Presiden Jokowi: ASEAN – India Bisa Dorong Penuntasan Isu Pangan dan Kesehatan

INAKINI.COM – Saat ini dunia menghadapi banyak tantangan terutama pada isu pangan dan kesehatan sampai krisis global. Dalam hal ini ada upaya kemitraan ASEAN bersama India yang sudah terjalin selama 30 tahun diharapkan bisa mendorong penyelesaian banyak tantangan.

Bentuk tantangan di bidang pengolahan pangan, kesehatan, stabilitas kawasan di Indo Pasifik perlu mendapat perhatian.

Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di KTT ASEAN dan India ke 30 berharap adanya kerja sama untuk bisa mengatasi isu pangan dan sektor kesehatan.

Baca Juga : Sentimen Negatif Industri Aset Kripto Muncul Setelah Krisis FTX Terjadi, Ini Informasinya

Presiden Jokowi juga menambahkan dari kemitraan ASEAN-India tersebut bisa fokus pada tiga aspek yakni menjadikan kawasan Indo-Pasifik sebagai kawasan stabil, aman, damai dan sejahtera. Hingga adanya kerja sama di bidang kesehatan maupun pangan.

“Indo Pasifik menjadi kahwasan yang strategis, maka kawasan ini tidak luput dari rivalitas yang tidak dikelola dengan baik akan dapat menjadi konflik terbuka ASEAN- India harus bisa menjadi guardian bagi stabilitas dan kemakmuran di Indo-Pasifik,” kata Presiden Joko Widodo pada Sabtu 12 November 2022.

Pada kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo sendiri mengingatkan dari Indo-Pasifik masih perlu diisi menggunakan kerja sama konkret dan dari sinilah ada kesanggkupan dari India untuk datang ke Indo Pasific Infrastructure Forum hingga bisa dilakukan pada tahun depan bersama Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023.

Baca Juga : ASEAN Sepakati dan Akui TImor Leste Anggota ke 11

Dari aspek kerja sama di bdiang kesehatan, tentu saja Presiden Jokowi menambahkan dari hal kerja sama masih diperlukan ruang lingkupnya.

Bagaimana pengadaan bahan baku obat, kemudian Presiden Joko Widodo juga memberi himbauan agar tidak terjadi pasokan rantai bahan baku obat di masa mendatang yang bisa saja tersendat.

“ASEAN-India harus menjadi pendorong agar krisis pupuk bisa dihindari,” kata Presiden Joko Widodo. Pada event KTT ASEAN-India ke 30 tersebut juga turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonominan Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, Menteri Skretaris Negara, Partikno, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments