Friday, March 13, 2026
spot_img
HomeNewsTol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional saat Mudik Lebaran 2026

Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional saat Mudik Lebaran 2026

INAKINI.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Salah satunya dengan membuka secara fungsional ruas tol Bawen–Ambarawa yang menjadi bagian dari Tol Yogyakarta–Bawen guna mengurangi potensi kemacetan di jalur utama mudik.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan ruas tol Bawen–Ambarawa akan difungsikan sementara. Ini selama periode arus mudik dan balik Lebaran mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

“Dua (ruas tol) kita fungsionalkan agar tidak terjadi black spot maupun trouble spot. Biasanya pada puncak arus mudik itu Bawen crowded,” kata Ahmad Luthfi pada Selasa (10/3/2026).

Ahmad Luthfi menjelaskan pembukaan tol secara fungsional tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di kawasan Simpang Bawen. Simpang Bawen selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan pada masa arus mudik Lebaran karena menjadi pertemuan sejumlah jalur utama menuju berbagai daerah tujuan.

Selain ruas tol Bawen–Ambarawa, pemerintah juga akan memfungsikan ruas Tol Solo–Yogyakarta hingga wilayah Prambanan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik. Menurut Ahmad Luthfi, pembukaan ruas tol tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat.

Untuk sementara waktu, ruas tol Bawen–Ambarawa yang dibuka secara fungsional pada arus mudik adalah jalur A atau arah Bawen menuju Ambarawa. Setelah periode mudik selesai, jalur B atau arah Ambarawa menuju Bawen akan dibuka secara fungsional untuk mendukung arus balik Lebaran.

Ruas tol tersebut memiliki panjang sekitar 4,98 kilometer yang membentang dari exit Tol Bawen hingga exit Tol Ambarawa. Jalur A direncanakan mulai difungsikan pada 13 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Sementara itu, jalur B akan mulai dibuka pada 23 Maret 2026 untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan pada arus balik Lebaran. Untuk mendukung keamanan dan kelancaran lalu lintas, pemerintah juga akan menyiapkan dua pos pengamanan di sepanjang ruas tol fungsional tersebut.

Pos pengamanan tersebut masing-masing akan ditempatkan di exit Tol Bawen dan exit Tol Ambarawa yang dijaga oleh petugas dari Dinas Perhubungan serta kepolisian.

“Dikarenakan rambu dan penerangan jalan belum lengkap, maka fungsional tol tidak 24 jam,” kata Ahmad Luthfi.

Ahmad Luthfi menjelaskan ruas tol tersebut akan dioperasikan secara terbatas dengan waktu operasional mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Arief Djatmiko menambahkan pihaknya telah melakukan pengecekan kesiapan jalur tol Bawen–Ambarawa bersama Jasa Marga dan kepolisian.

Menurutnya, pengoperasian tol secara fungsional diharapkan dapat mengurangi potensi penumpukan kendaraan di kawasan Simpang Bawen. Selain itu, pemerintah juga akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas guna memastikan arus kendaraan tetap berjalan lancar selama periode mudik.

“Nanti akan dilakukan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan penumpukan di sana. Sebagian memang akan diarahkan ke sini, terutama yang menuju Magelang dan Jogja sehingga tidak keluar di exit Tol Bawen,” kata Arief Djatmiko.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments