INAKINI.COM – Kenyamanan dalam penerbangan kelas ekonomi tidak selalu ditentukan oleh harga tiket. Lebar kursi, ruang kaki, kualitas makanan, hiburan, koneksi internet, hingga pelayanan awak kabin dapat membuat pengalaman penerbangan jarak jauh terasa berbeda.
Tambahan lebar kursi sekitar satu inci, jarak antarbaris yang lebih lega, sandaran kepala yang dapat disesuaikan, hingga tempat khusus untuk meletakkan minuman merupakan sejumlah detail yang dapat meningkatkan kenyamanan penumpang selama penerbangan.
Dalam daftar 2026 Skytrax World Airline Awards, Singapore Airlines dinobatkan sebagai maskapai dengan kelas ekonomi terbaik di dunia. Posisi berikutnya ditempati Cathay Pacific, Qatar Airways, EVA Air, dan ANA All Nippon Airways.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan survei kepuasan penumpang tahunan Skytrax yang mencakup berbagai aspek pengalaman di bandara dan selama penerbangan.
Faktor Pendorong Kelas Ekonomi Lebih Nyaman
Menurut Gary Leff, pendiri laman perjalanan View from the Wing, tambahan ruang meski hanya beberapa inci serta berbagai detail kecil dapat memberikan perbedaan selama penerbangan kelas ekonomi.
Ia menjelaskan, ruang merupakan salah satu komponen paling mahal di dalam pesawat. Meski demikian, sejumlah maskapai memilih mengalokasikan lebih banyak ruang sekaligus memberikan perhatian lebih kepada penumpang kelas ekonomi.
Lima maskapai teratas versi Skytrax dinilai berdasarkan berbagai aspek, termasuk kualitas kursi, makanan, hiburan, Wi-Fi, dan pelayanan. Mengutip BBC, Sabtu (3/10/2026), berikut lima maskapai dengan kelas ekonomi terbaik versi Skytrax 2026.
- Singapore Airlines
Singapore Airlines menempati posisi pertama dalam daftar maskapai dengan kelas ekonomi terbaik dunia versi Skytrax 2026. Salah satu keunggulan yang paling terasa terdapat pada ukuran kursinya. Pada Boeing 777-300ER, kelas ekonomi Singapore Airlines menggunakan konfigurasi sembilan kursi dalam satu baris dengan susunan 3-3-3. Sementara itu, sejumlah maskapai lain yang mengoperasikan pesawat jenis sama menggunakan konfigurasi 10 kursi dalam satu baris.
Gary Leff mengatakan, konfigurasi tersebut memberikan ruang lebih lebar bagi setiap penumpang. Perbedaannya terutama terasa pada bagian bahu dan pinggul ketika penumpang harus duduk selama berjam-jam dalam penerbangan jarak jauh.
Keunggulan Singapore Airlines juga tidak hanya terletak pada kursi. Maskapai ini menempati peringkat pertama dalam kategori katering kelas ekonomi Skytrax.
Pilot sekaligus komentator industri penerbangan Lachlan Hyde turut menyoroti sandaran kepala yang dapat disesuaikan, sistem hiburan KrisWorld, serta layanan yang konsisten sebagai bagian dari paket lengkap yang ditawarkan Singapore Airlines.
Detail kecil pada desain kursi juga menjadi perhatian. Leff menyoroti keberadaan pijakan kaki serta tempat khusus untuk meletakkan gelas atau cangkir. Fitur tersebut membuat meja lipat tetap lebih leluasa ketika digunakan untuk makan, bekerja dengan laptop, atau memakai ponsel.
- Cathay Pacific
Cathay Pacific berada di posisi kedua dalam daftar kelas ekonomi terbaik Skytrax 2026. Maskapai asal Hong Kong tersebut menunjukkan performa yang kuat dalam sejumlah kategori. Cathay Pacific menempati peringkat keempat untuk kursi kelas ekonomi, ketiga untuk katering kelas ekonomi, dan ketiga untuk hiburan selama penerbangan. Skytrax juga menobatkan Cathay Pacific sebagai maskapai dengan awak kabin terbaik di dunia pada 2026.
Menurut Leff, kualitas pelayanan kabin memang lebih sulit diukur dibandingkan ukuran kursi atau layar hiburan. Namun, aspek tersebut dapat semakin terasa dalam penerbangan jarak jauh.
Ia menilai perlakuan kepada penumpang sebagai manusia dan pelanggan, bukan sekadar sebagai muatan, dapat menjadi pembeda dalam pengalaman penerbangan kelas ekonomi.
Leff juga menyoroti hal sederhana seperti kebersihan dan perawatan toilet. Menurutnya, ketika awak kabin memberikan perhatian penuh, fasilitas tersebut lebih mungkin tetap berada dalam kondisi yang baik sepanjang penerbangan.
Sementara itu, Hyde menilai investasi Cathay Pacific pada teknologi yang tersedia di kursi penumpang menjadi salah satu pembeda. Pada pesawat yang lebih baru atau telah diperbarui, kelas ekonomi dilengkapi layar beresolusi 4K, audio bluetooth, ruang penyimpanan yang lebih baik, serta pilihan hiburan yang beragam.
- Qatar Airways
Qatar Airways menempati posisi ketiga dalam daftar keseluruhan. Namun, dalam kategori khusus kursi kelas ekonomi terbaik Skytrax, maskapai ini berada di peringkat keenam.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kenyamanan kelas ekonomi tidak selalu bergantung pada ukuran ruang. Pada maskapai ini, disebutkan salah satu keunggulannya terdapat pada fasilitas yang dapat digunakan penumpang selama penerbangan.
Salah satunya adalah konektivitas internet. Qatar Airways terus memasang Starlink pada armada pesawat berbadan lebar, termasuk Boeing 777, Airbus A350, dan Boeing 787.
Pada pesawat yang telah dilengkapi sistem tersebut, penumpang dapat menggunakan internet untuk menjelajah, melakukan streaming, hingga panggilan video dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan sistem Wi-Fi dalam penerbangan generasi sebelumnya.
Leff mengatakan, investasi pada fasilitas yang dapat digunakan seluruh penumpang memberikan manfaat tambahan bagi kelas ekonomi. Menurutnya, semakin banyak maskapai yang mulai menggunakan Wi-Fi satelit orbit rendah, yang dapat memberikan perubahan besar terhadap pengalaman penumpang dalam menjaga konektivitas selama penerbangan.
Dengan konektivitas tersebut, penumpang tidak harus sepenuhnya mengandalkan konten yang telah diunduh atau sistem hiburan di sandaran kursi. Ketika Starlink tersedia, mereka dapat tetap menggunakan layanan pesan, mengerjakan pekerjaan, atau melakukan streaming selama penerbangan.
- EVA Air
EVA Air menempati posisi keempat dalam daftar maskapai dengan kelas ekonomi terbaik dunia versi Skytrax 2026.
Hyde menyoroti kualitas kursi sebagai salah satu keunggulan maskapai asal Taiwan tersebut. Menurutnya, EVA Air tidak hanya mengandalkan satu fitur utama, tetapi menghadirkan kenyamanan melalui berbagai detail.
EVA Air menggunakan sandaran kepala yang dapat disesuaikan serta desain kursi ergonomis yang ditujukan untuk memberikan dukungan lebih baik selama perjalanan jarak jauh.
Pada sejumlah pesawat, bagian dudukan kursi dapat bergeser sedikit ketika sandaran kursi direbahkan. Bantalan kursi dan desain sandaran kepala juga dirancang untuk membantu mengurangi tekanan ketika penumpang harus duduk dalam waktu lama.
Selain kursi, makanan menjadi salah satu keunggulan EVA Air. Menu kelas ekonomi maskapai tersebut secara rutin mencakup hidangan Taiwan dan makanan Asia lainnya.
Dalam pemeringkatan katering kelas ekonomi Skytrax, EVA Air berada di posisi kedua setelah Singapore Airlines.
- ANA All Nippon Airways
ANA All Nippon Airways melengkapi lima besar maskapai dengan kelas ekonomi terbaik versi Skytrax 2026.
Salah satu keunggulan kelas ekonomi ANA pada sejumlah pesawat adalah ruang kaki. Beberapa konfigurasi Boeing 787-9 milik ANA menawarkan jarak antarkursi hingga 34 inci, dibandingkan sekitar 31-32 inci yang umum ditemukan pada sejumlah kabin ekonomi penerbangan jarak jauh.
Ruang tersebut memberikan area yang lebih lega untuk lutut dan pergerakan kaki, termasuk ketika penumpang di kursi depan merebahkan sandarannya.
Sejumlah Boeing 787-9 ANA juga dilengkapi sandaran kaki, sandaran kepala yang dapat disesuaikan, layar hiburan yang lebih besar, pengisian daya USB-C, serta audio Bluetooth.
Namun, konfigurasi kelas ekonomi ANA berbeda-beda tergantung pesawat yang digunakan. Beberapa Boeing 787-8 memiliki jarak antarkursi yang lebih pendek.
Karena itu, penumpang yang mengutamakan ruang kaki perlu memeriksa jenis pesawat dan konfigurasi kursi sebelum melakukan pemesanan. ANA juga menempati peringkat kelima dalam kategori kursi kelas ekonomi dan peringkat ketujuh untuk katering kelas ekonomi Skytrax.
Pengalaman Kenyamanan Kelas Ekonomi
Pemeringkatan tersebut menunjukkan, pengalaman kelas ekonomi dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek, bukan hanya ukuran kursi atau ruang kaki.
Kualitas makanan, pelayanan awak kabin, hiburan, konektivitas internet, kebersihan, serta detail kecil pada desain kursi turut menentukan kenyamanan penumpang, terutama dalam penerbangan jarak jauh.
Menurut Hyde, pengalaman kelas ekonomi sangat bergantung pada konsistensi. Kursi harus nyaman, pelayanan penuh perhatian, makanan layak dinikmati, dan hiburan cukup baik sehingga penumpang tidak menghabiskan 10 jam perjalanan dengan terus memikirkan bahwa mereka sedang duduk di kelas ekonomi.


