INAKINI.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka penjualan Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI dan platform penjualan resmi lainnya.
Produk ini menyasar mahasiswa hingga pekerja sektor informal. Segmen tersebut dinilai memiliki anggaran perjalanan terbatas.
Meski tarif di bawah ekonomi komersial, kenyamanan tetap prioritas. Seluruh gerbong dilengkapi AC sentral dan standar kebersihan terjaga.
“Kami create satu kelas di bawah ekonomi komersial dengan densitas kursi yang kami tingkatkan sedikit dari biasanya. Namun, kenyamanan dan layanannya tetap kami buat hampir sama dengan kelas di atasnya,” ujar Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobi Rasyidin pada Jumat (27/2/2026).
Efisiensi harga berasal dari penambahan jumlah kursi. Satu gerbong kini memuat 93 tempat duduk.
Penambahan kursi menekan biaya operasional per penumpang. Harga jual tiket pun menjadi lebih terjangkau.
Bobi Rasyidin mengatakan, kebijakan ini untuk memperluas jangkauan layanan. KAI ingin menjangkau seluruh lapisan ekonomi masyarakat.
Ia memastikan akses transportasi semakin inklusif. “Dengan demikian affordability lebih lebar dan tiket makin terjangkau,” katanya.
Konfigurasi kursi menggunakan desain 2-3 menghadap searah laju kereta. Desain ini menjawab keluhan posisi duduk saling berhadapan.
Layanan diuji coba pada sejumlah rute favorit Pulau Jawa. Uji coba menyerap animo pemudik Lebaran 2026.
Standar keselamatan tetap mengikuti regulasi nasional ketat. Tidak ada pengurangan pengamanan meski tarif lebih ekonomis.
Masyarakat dapat memantau jadwal melalui aplikasi KAI Access. KAI berharap mudik lebih hemat dan bermartabat tahun ini.


