Friday, May 24, 2024
spot_img
HomeBUMNWaskita Sukses Bukukan Nilai Kontrak Baru Rp 7,82 Triliun Hingga Juni

Waskita Sukses Bukukan Nilai Kontrak Baru Rp 7,82 Triliun Hingga Juni

INAKINI.COM – PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau Waskita berhasil mencatatkan nilai kontrak baru Rp 7,82 triliun pada Juni 2023.

Perolehan nilai kontrak baru ini masih didominasi oleh proyek pemerintah sebesar 66,24 persen.

SVP Corporate Secretary Waskita, Ermy Puspa Yunita menjelaskan proyek yang dipercayakan kepada pihakna.

Adapun proyek yang akan digarap Waskita antara lain proyek Pemerintah, diikuti oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebesar 13,6 persen, proyek Swasta sebesar 1,29 peren dan Anak Perusahaan sebesar 18,85 persen.

“Alhamdulillah sampai saat ini Pemerintah masih percaya dengan menunjuk Waskita untuk mengerjakan proyek-proyek strategis nasional,” kata Ermy Puspa Yunita.

“Sementara berdasarkan segmentasi proyek total nilai kontrak baru tersebut bersumber dari infrastruktur konektivitas sebesar 53,49 persen, infrastruktur sumber daya air (SDA) sebesar 15,70 persen, gedung sebesar 11,80 persen, EPC sebesar 1,25 persen dan anak usaha sebesar 17,76 persen,” imbuhnya.

Beberapa proyek dengan kontribusi terbesar sampai dengan bulan Juni 2023, antara lain:

  1. Proyek Pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino Seksi 1 di Sumatera Selatan sebesar Rp 582 miliar
  2. Proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Peterongan di Mrican Paket 2 sebesar Rp 115 miliar
  3. Proyek Urban Flood Control System Improvement in Selected Cities Phase 2 Bima Sub Project (Package 4A) senilai Rp 112 Miliar

“Selain proyek dalam negeri, Perseroan juga meraih proyek luar negeri,” ungkap Ermy.

Proyek luar negeri Waskita, antara lain:

  1. Peningkatan Kualitas Jalan dari Pasar Tono menuju Oesilo, Rehabilitasi 2 (dua) jembatan eksisting di Timor Leste senilai Rp 513 miliar
  2. Proyek Existing Runway Presidente Nicolau Lobato International Airport di Timor Leste Senilai Rp 1,1 triliun

Saat ini Waskita juga sedang fokus menggarap 7 paket proyek IKN dengan total nilai kontrak sebesar Rp 7,22 triliun dan secara porsi nilai kontrak Waskita menggarap proyek sebesar Rp 4,33 triliun.

Proyek IKN yang Waskita garap diantaranya yaitu:

  1. Proyek Jalan Tol IKN Ruas 5A
  2. Proyek Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4
  3. Proyek Gedung Sekretariat Presiden dan Fasilitas Gedung Penunjang
  4. Proyek Gedung dan Kawasan Kementerian Koordinator (Kemenko)

Ada juga Paket 3, Proyek Gedung dan Kawasan Kemenko Paket 4, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) 1, 2, 3.

Terakhir terdapat yaitu proyek Jalan Feeder Distrik Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang baru saja awal bulan Juli lalu dilakukan penandatanganan kontrak kerja.

Tidak hanya itu saja, Waskita juga fokus meningkatkan kapabilitas terhadap sumber daya manusia, value engineering, serta pengembangan teknologi dan digitalisasi melalui BIM & green construction.

“Kami sudah mulai menerapkan hal ini pada proyek-proyek on going terutama di proyek IKN.”

“Perseroan juga mempekerjakan pekerja lokal sebanyak 60 persen lebih di proyek-proyek IKN,” tutur Ermy.

Lebih lanjut, Ermy menjelaskan bahwa saat ini Waskita lebih selektif dalam memilih proyek.

“Saat ini Perseroan sangat selektif dalam memilih proyek terutama dalam hal kepastian pembayaran,” tandasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments