Thursday, December 1, 2022
spot_img
HomeASEANPresiden Jokowi: Perlu Upaya Optimal Negara ASEAN Untuk Pelihara Kesatuan

Presiden Jokowi: Perlu Upaya Optimal Negara ASEAN Untuk Pelihara Kesatuan

INAKINI.COM – Presiden Jokowi kembali memberi penegasan kepada semua negara anggota ASEAN yang mana perlu berusaha dan berupaya secara optimal untuk bisa memelihara kesatuan dan sentralitas Asean.

Menurut Presiden Jokowi masih menghadapi dua tantangan berat yakni tantangan eksternal mengenai upaya ASEAN dalam menavigasi rivalitas kekuatan besar semakin baik dan tajam.

Dari tantangan internal juga masih harus memastikan ASEAN tetap relevan hingga patuh terhadap piagam ASEAN hingga bisa menyelesaikan krisis di Myanmar.

“Semua tantangan ini hanya bisa dihadapi, bila ASEAN bersatu dan bisa kuat. Pernyataannya apakah kita masing-masing sudah berupaya semaksimal mungkin guna memelihara kesatuan dan sentralitas ASEAN? Saya tidak ingin kesatuan dan sentralitas ASEAN hanya jadi mantra kosong,” kata Kepala Negara pada Jumat 11 November 2022.

Menurut Presiden Jokowi semua pemimpin ASEAN perlu membuat rencana dan bukti konkret karena kredibilitas dan relevansi ASEAN bergantung di dalam kesatuan dan sentralitas ASEAN.

Baca Juga : Telkom Pastikan Semua Infrastruktur Telekomunikasi KTT G20 Siap dan Lancar

Terdapat tiga hal penting yang telah disampaikan Presiden Jokowi yang perlu dicermati semua pemimpin ASEAN.

Pertama, Presiden Jokowi mendorong untuk menjlankan Piagam ASEAN seutuhnya. Piagam ASEAN harus dipakai sebagai pegangan bergerak maju. Dan, Piagam ASEAN perlu diterapkan di satu keutuhan dan tidak tebang pilih.

“Piagam ASEAN perlu menjadi dasar pengambilan keputusan dalam situasi darurat, termasuk situasi di Myanmar. Bila ASEAN gagal ambil langkah maka kredibilitas ASEAN dipertaruhkan,” kata Presiden Jokowi.

Kedua, menurut Presiden Jokowi secara konsisten terus mendorong penguatan kapasitas hingga efektifvitas kelembagaan ASEAN. Presiden Jokowi menilai bahwa dalam 20 tahun ke depan ada banyak tantangan yang selalu dihadapi dan semakin berat.

Baca Juga : Tekomsel Luncurkan Aplikasi G20 Connect, Beri Informasi KTT G20

Pada hal inilah negara ASEAN harus memanfaatkan momentum tersebut untuk bisa berubah dan juga memperkuat institusi dan kapasitas ASEAN.

“Kita harus tetapkan ASEAN 2045 lebih adaptif, responsif, hingga berdaya saing. ASEAN juga perlu membuat respon dinamika lebih relevan. Saya harap Gugus Tugas Tingkat Tinggi (HLTF) bisa menyampaikan rekomendasi mengenai ASEAN 2045 hingga penguatan institusi ASEAN,” kata Presiden Jokowi.

Ketiga menjadi memperkuat peran ASEAN dalam mewujudkan kawasan lebih tangguh. Sedangkan dari ketangguhan ASEAN bisa dinilai di dalam cara membangun ketahanan pangan hingga energi hingga kemandirian kesehatan sampai stabilitas keuangan kawasan.

“Konsep kerja sama di berbagai bidang tersebut harus jelas dan terus diperkuat. ASEAN harus menjadi agenda setter dalam memajukan prioritas tersebut,” kata Presiden.

Presiden Jokowi juga secara khusus mengajak semua pemimpin negara ASEAN untuk bisa membuktikan ke rakyat ASEAN dan dunia bahwa ASEAN matters masih tetap relevan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments