Sunday, October 2, 2022
spot_img
HomeBUMNDukung Tercapainya Target NDC 2030, Perhutani dan PPI Tandatangani Perjanjian Kerjasama

Dukung Tercapainya Target NDC 2030, Perhutani dan PPI Tandatangani Perjanjian Kerjasama

INAKINI.COM – Dalam rangka mendukung target Nationally Determined Contribution (NDC) 2030 Indonesia, PT Pertamina Power Indonesia (PPI) sebagai Sub Holding Power New and Renewable Energy dari PT Pertamina (Persero) melakukan penandatanganan Head of Agreement (HOA) dengan Perum Perhutani.

Penandatanganan HOA dilakukan oleh Chief Executive Officer Pertamina, NRE Dannif Danusaputro dan Direktur Operasi Perum perhutani, Natalas Anis Harjanto dan disaksikan langsung oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury, serta Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Mulyono di Sentul Eco Edu Tourism Forest, Bogor, Jawa Barat pada Senin (20/6).

“Saya ingin menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada para Direksi BUMN khususnya Perhutani dan PPI yang telah mewujudkan langkah awal yang konkrit untuk mendorong target dekarbonisasi dengan proyek NBS ini untuk memanfaatkan, mengelola dan melestarikan wilayah hutan dalam mencegah perubahan iklim. Saya juga mengapresiasi dan mengharapkan terus dukungan lembaga terkait khususnya KLHK dan KESDM dari sisi regulasi dan perijinan untuk mencapai target NDC,” ujar Pahala dalam sambutannya.

Pahala Mansury berharap agar Perhutani dan PPI segera melaksanakan kegiatan inisiatif NBS dengan peran Perhutani sebagai penyedia lahan dan PPI berperan sebagai pengelola bisnis project NBS serta segera menyelesaikan proses validasi dan verifikasi agar carbon credit agar dapat dikomersialisasikan.

Perhutani dan PPI juga dapat membantu KLHK dalam proses penyusunan kebijakan tata laksana perdagangan karbon dengan memberikan masukan-masukan yang implementatif.

“Jika NBS dapat berjalan, maka akan menjadi pioneer wilayah konsesi hutan lainnya”. ujar Pahala Mansury dalam arahannya selepas penandatanganan HoA tersebut.

Sehingga perusahaan BUMN tidak hanya menjadi penonton, namun bisa menjadi pemenang di level internasional dalam inisiatif dekarbonisasi. NBS Co merupakan bagian dari 5 (lima) inisiatif Kementerian BUMN dalam mendukung target dekarbonisasi. Seperti diketahui ada proyek BUMN lainnya yang bergerak pada pengembangan ekosistem bisnis EV dan juga proyek cofiring biomassa kerjasama antar BUMN.

Pada acara The 2021 United Nations Climate Change Conference (COP26) lalu, Indonesia telah berkomitmen untuk melakukan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) berbasis NDC hingga 29% dengan usaha sendiri, dan 41% dengan bantuan internasional yang ditargetkan tercapai pada 2030.

Khusus di sektor energi, Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi hingga 314 MtonCO2e pada 2030 dan target efisiensi energi hingga 30%, sedangkan untuk sektor The Food and Land Use (FOLU), target pengurangan emisi GRK mencapai 497 MtonCO2e dengan 17.2% dari Total Business as Usual (BaU).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments