Saturday, August 1, 2026
spot_img
HomeSportBanjir Penolakan, FIFA Batal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Banjir Penolakan, FIFA Batal Jual Hak Komersial Piala Dunia

INAKINI.COM – Presiden FIFA Gianni Infantino membatalkan rencana kontroversial untuk membentuk entitas komersial baru yang semula membuka pintu bagi peluang masuknya investor eksternal ke ajang Piala Dunia. Keputusan itu diambil setelah muncul penolakan keras dari konfederasi sepak bola regional utama serta klub-klub elite dunia.

“Setelah mendengarkan dengan saksama seluruh pandangan yang disampaikan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah memunculkan perpecahan yang, terlepas dari besarnya dukungan yang ada, tidak lagi sejalan dengan tujuan awal yang ingin dicapai,” kata Infantino dalam sebuah pernyataan pada Jumat (31/7/2026).

Pembatalan tersebut terjadi setelah badan sepak bola Eropa, UEFA, mengancam akan memboikot Piala Dunia sepenuhnya apabila FIFA tetap melanjutkan rencana tersebut. Proposal itu sebelumnya bertujuan membentuk sebuah entitas yang akan mengelola hak media, termasuk hak siar Piala Dunia. Melalui skema tersebut, Infantino berupaya menghimpun dana hingga US$4,2 miliar dari investor luar dengan valuasi entitas baru sebesar US$20 miliar.

UEFA, Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf), serta Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menilai proposal tersebut disusun tanpa konsultasi yang memadai. Mereka juga mengkhawatirkan masuknya modal swasta dapat mengubah tata kelola FIFA, prioritas organisasi, serta mekanisme distribusi pendapatan.

Sejumlah klub elite Eropa, seperti Real Madrid, Juventus, Bayern Munich, dan Borussia Dortmund, turut menyuarakan penolakan terhadap rencana komersialisasi tersebut. Penolakan itu bahkan dinilai dapat membahayakan penyelenggaraan turnamen FIFA lainnya, termasuk Piala Dunia Antarklub. Sejumlah eksekutif internal FIFA juga dilaporkan menentang proposal Infantino. Salah satu di antaranya menyatakan bahwa dirinya dan staf FIFA telah “dikelabui” serta menyerukan agar proposal tersebut ditolak.

FIFA sebelumnya menegaskan bahwa pembentukan entitas baru itu tidak berarti memprivatisasi badan sepak bola dunia tersebut. Dalam pernyataannya pada Jumat, FIFA kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak sedang “menjual sepak bola.”

Menurut FIFA, entitas tersebut justru dirancang untuk mengoptimalkan nilai hak media dan hak komersial yang dimiliki, sekaligus meningkatkan pendanaan bagi program pengembangan sepak bola serta distribusi dana kepada seluruh asosiasi anggota.

Infantino sebelumnya menjanjikan setiap asosiasi anggota akan menerima tambahan pendanaan sebesar US$12 juta untuk siklus empat tahunan yang berakhir tahun ini, sehingga total dana yang diterima menjadi US$20 juta. Selain itu, setiap anggota juga dapat mengajukan tambahan pendanaan hingga US$20 juta untuk proyek jangka panjang, seperti pembangunan stadion dan pusat pelatihan.

Proposal investasi tersebut muncul setelah Piala Dunia tahun ini menghasilkan pendapatan sekitar US$15 miliar, tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen tersebut. Sekitar separuh dari jumlah itu diperkirakan merupakan laba.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments