INAKINI.COM – Singapore Airlines (SIA) membatalkan penerbangan dari dan menuju Dubai, Uni Emirat Arab, hingga 1 Desember 2026 di tengah situasi geopolitik yang masih dinamis di Timur Tengah.
Penerbangan yang terdampak yakni SQ494 dengan rute Singapura-Dubai dan SQ495 dengan rute Dubai-Singapura.
“Karena situasinya masih dinamis, penerbangan SIA lainnya juga dapat terdampak,” kata Singapore Airlines seperti dilansir dari CNA, Kamis (1/10/2026).
Penumpang yang terdampak pembatalan dapat mengajukan pengembalian dana penuh untuk bagian tiket yang belum digunakan.
Keputusan SIA tersebut dilakukan ketika aktivitas penerbangan di kawasan juga menghadapi gangguan akibat situasi keamanan. Sehari sebelumnya, sebuah pesawat Flydubai yang terbang dari Dubai menuju Tel Aviv mengalami keadaan darurat saat melintas di wilayah Arab Saudi dan kemudian dialihkan ke Bandara Tabuk.
Pesawat dengan nomor penerbangan FZ1073 tersebut membawa lebih dari 170 warga Israel. Menurut keterangan pejabat Israel, kopilot pesawat menyerang kapten menggunakan senjata tajam dan berupaya menguasai kokpit.
Penumpang Almog Italie mengatakan pesawat sempat turun secara drastis dari ketinggian lebih dari 30.000 kaki. Dia awalnya mengira pesawat mengalami turbulensi hebat sebelum melihat kerumunan penumpang dan awak bergerak menuju bagian depan kabin.
“Itu turun selama 20 atau 30 detik, kemudian kembali stabil, lalu mulai turun lagi, dan kembali stabil. Kemudian kami melihat ada orang-orang di bagian depan, tepat di depan kokpit,” kata Italie kepada Reuters.
Awak cadangan Flydubai yang berada di dalam pesawat kemudian mengambil alih kendali dan berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat di Bandara Tabuk.
Pejabat Israel menyebut serangan terhadap kapten berhasil digagalkan setelah sejumlah penumpang masuk ke kokpit dan melumpuhkan pelaku. Namun, Flydubai mengatakan penyebab mendasar insiden tersebut masih belum diketahui dan memperingatkan agar tidak melakukan spekulasi dini.
Insiden tersebut menambah gambaran mengenai risiko dan ketidakpastian yang dihadapi penerbangan yang melintasi kawasan Timur Tengah. Kendati demikian, tidak ada keterangan yang menyebut insiden Flydubai secara langsung menjadi penyebab keputusan Singapore Airlines menghentikan penerbangan ke Dubai.
Selain SIA, maskapai berbiaya rendah milik Singapore Airlines, Scoot, juga mengumumkan pembatalan penerbangan dari dan menuju Jeddah, Arab Saudi, hingga 2 Desember 2026.
Penerbangan Scoot yang terdampak yakni TR796 dengan rute Singapura-Jeddah dan TR797 dengan rute Jeddah-Singapura.
Scoot mengatakan penumpang yang terdampak dapat mengajukan pengembalian dana penuh apabila memilih tidak melanjutkan perjalanan.


