INAKINI.COM – Menjaga asupan cairan saat Ramadan menjadi kunci agar tubuh tetap bugar selama berpuasa.
Setelah berjam-jam menahan lapar dan haus, pilihan minuman saat sahur dan berbuka tak boleh sembarangan.
Selain menyegarkan, minuman ideal juga harus membantu mengembalikan energi dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Berikut rekomendasi minuman sehat yang cocok dikonsumsi saat sahur maupun berbuka puasa:
- Air Putih, Pilihan Utama yang Tak Tergantikan
Air putih tetap menjadi pilihan terbaik.
Setelah tubuh kehilangan cairan seharian, air putih membantu menghidrasi kembali organ tubuh, menjaga fungsi metabolisme, dan mencegah dehidrasi.
Saat berbuka, disarankan memulai dengan satu hingga dua gelas air putih sebelum mengonsumsi makanan lain.
Sementara saat sahur, terapkan pola minum bertahap agar kebutuhan cairan tetap tercukupi.
- Air Kelapa, Pengganti Elektrolit Alami
Air kelapa dikenal kaya elektrolit alami seperti kalium dan magnesium.
Minuman ini sangat baik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang sekaligus membantu memulihkan energi setelah berbuka.
- Jus Buah Tanpa Gula Tambahan
Jus buah seperti jeruk, semangka, atau melon mengandung vitamin dan antioksidan yang membantu menjaga daya tahan tubuh selama puasa.
- Susu Rendah Lemak atau Susu Nabati
Susu rendah lemak atau susu nabati seperti susu almond dan kedelai dapat menjadi pilihan saat sahur.
Kandungan protein dan kalsiumnya membantu menjaga rasa kenyang lebih lama serta mendukung kesehatan tulang.
- Infused Water, Segar dan Minim Kalori
Bagi yang ingin variasi selain air putih, infused water bisa menjadi solusi.
Campuran lemon, mentimun, atau daun mint memberikan rasa segar tanpa tambahan gula.
Hindari Minuman Terlalu Manis dan Berkafein
Meski menggoda, minuman bersoda atau terlalu manis sebaiknya dibatasi karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan rasa haus lebih cepat.
Begitu pula minuman berkafein seperti kopi berlebihan saat sahur yang bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil dan memicu dehidrasi.
Memilih minuman yang tepat saat sahur dan berbuka bukan hanya soal rasa, tetapi juga investasi kesehatan selama Ramadan.
Dengan asupan cairan yang cukup dan berkualitas, tubuh akan tetap segar, ibadah pun berjalan lebih optimal.


