Friday, July 12, 2024
spot_img
HomeNewsDampak Buruk Kecanduan Gadget Bagi Siswa, Bisa Picu Depresi

Dampak Buruk Kecanduan Gadget Bagi Siswa, Bisa Picu Depresi

INAKINI.COM –Teknologi smartphone sekarang semakin maju dengan beberapa dukungan akses internet dan memberi kemudahan.

Tidak terkecuali untuk berbagai kalangan siswa dan pelajar sekolah di Indonesia pastinya membutuhkan perangkat gadget untuk mendukung aktivitas belajar.

Ketika pandemi Covid-19 sendiri terbukti proses pembelajaran membutuhkan akses smartphone hingga bisa belajar online. Sehingga tidak sedikit pelajar butuh gadget untuk bisa berkomunikasi dan mengakses informasi jarak jauh.

Baca Juga : Breaking News! JD.ID Umumkan Tutup Per 31 Maret, Pesanan Terakhir 15 Februari

Pada sisi lainnya masih ada dampak negatif dari penggunaan ponsel secara berlebihan terutama anak-anak yang masih kecanduan internet dan game.

Dilansir dari Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Budaya dan Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Didik Suhardi memberi penjelasan banyak siswa masih kecanduan media sosial sampai game online.

Dampak Buruk Kecanduan Gadget Bagi Siswa, Bisa Picu Depresi
Dampak Buruk Kecanduan Gadget Bagi Siswa, Bisa Picu Depresi

Hal tersebut bila dibiarkan bisa memberi dampak negatif bagi kesehatan mental untuk para siswa.

Baca Juga : Breaking News! Jonatan Christie Raih Gelar Juara Indonesia Masters 2023

Beberapa dampak buruk dari penggunaan gadget juga diutarakan oleh Didik Suhardi. “Perubahan mood dan emosi, gangguan pola tidur dan kualitas tidur buruk. Sampai ada potensi depresi sampai cemas hingga resiko bunuh diri. Kondisi fisk memburuk sampai kehilangan teman di dunia nyata, konflik dengan anggota keluarga, dan rusaknya prduktivitas,” kata Didik pada Minggu 29 Januari 2023.

Didik juga menambahkan untuk keluarga diperlukan peran utama dalam mengontrol anak hingga dapat menggunakan gawai sesuai porsinya.

Baca Juga : Download Kredivo, Aplikasi Kredit dan Pinjaman 2023 Berikut Kelebihannya

Salah satu cara pemerintah untuk bisa mengatasi masalah tersebut dengan menghadirkan aplikasi Ruang Digital Keluarga untuk bisa bekerja sama dengan DEF GHI Global.

Dengan adanya aplikasi tersebut bisa memberi manfaat untuk anak-anak dan digunakan secara gratis oleh masyarakat.

Bagi siswa sekolah negeri di Indonesia menjadi satu poin program Gerakan Nasional Revolusi Mental atau GNRM.

Baca Juga : Download Aplikasi DANA, Seperti Apa Keuntungannya?

“Penandatanganan kerja sama aplikasi Ruang Digital Keluarga sebagai satu aksi nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental. Ini penting untuk bisa meningkatkan pembudayaan literasi, internalisasi nilai revolusi mental dan penguatan pendidikan karakter untuk anak sampai orang tua, dalam upaya meningkatkan keadaban di ruang digital,” kata Didik.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments