INAKINI.COM – Peraturan seputar pembatasan pembelian Pertalite masih menjadi perbincangan di masyarakat.
Sedangkan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif telah memberi pernyataan dari revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 mengenai Penyediaan, Pendistribusian, hingga Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak akan diselesaikan pada pekan ini.
“Insyaallah (pekan ini),†kata Arifin Tasrif kepada wartawan ketika ditemui di Kantor Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Jakarta pada Selasa 9 Agustus 2022.
Walaupun demikian, Arifin tidak memberi rincian hari apa Perpres tersebut mulai diterbitkan dan diberlakukan.
Arifin juga memberi penegasan kembali setelah Perpres keluar juga tidak serta merta pembatasan BBM subsidi langsung diterapkan.
“Begitu disahkan, diterapkan (tapi) masih ada sosialisasi lagi,†kata Arifin.
Pada momen sebelumnya Pemerintah juga akan membuat pembatasan dari pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar dari revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 selesai.
Sedangkan dari pihak Corporate Secretary Pertamina, Patra Niaga Irto Ginting mengatakan adanya revisi Perpres tersebut masih belum selesai, sehingga pembatasan yang awalnya direncanakan mulai 1 Agustus masih belum dilaksanakan.
“Implementasi QR Code belum bisa dilaksanakan, kami masih menunggu revisi Perpres 191,†kata Irto.