Saturday, October 1, 2022
spot_img
HomeFinanceRealisasi Program PEN Capai 95,13 Triliun Hingga 3 Juni 2022

Realisasi Program PEN Capai 95,13 Triliun Hingga 3 Juni 2022

INAKINI.COM – Realisasi anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional melalui program PEN hingga 3 Juni 2022 mencapai Rp 95,13 triliun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin (13/06), usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

“Dari segi realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional, tadi juga dilaporkan bahwa secara keseluruhan realisasinya adalah 20,9 persen atau Rp 95,13 triliun dari Rp 455,62 triliun,” ujar Airlangga.

Secara rinci Menko Perekonomian memaparkan bahwa realisasi untuk klaster penanganan kesehatan mencapai atau Rp 24,46 triliun atau 20 persen dari alokasi anggaran,

“Realisasi antara lain untuk klaim nakes (tenaga kesehatan), insentif perpajakan vaksin dan alkes (alat kesehatan), kemudian juga terkait dengan pengadaan vaksin dan Dana Desa,” ujarnya.

Sedangkan untuk klaster perlindungan masyarakat realisasi mencapai Rp 55,85 triliun atau 36,1 persen dari alokasi. Klaster perlindungan masyarakat, antara lain:

  1. PKH (Program Keluarga Harapan)
  2. Kartu Sembako
  3. BLT (Bantuan Langsung Tunai) Minyak Goreng
  4. BLT Desa
  5. Bantuan Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (BLT PKLWN)
  6. Kartu Prakerja

Selanjutnya untuk klaster penguatan pemulihan ekonomi telah direalisasikan anggaran Rp 14,83 triliun atau 8,3 persen dari alokasi.

“Ini antara lain untuk di sektor pariwisata, dukungan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), dan fasilitas perpajakan,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments