INAKINI.COM – Maskapai AirBorneo berencana membuka rute penerbangan Kuching-Jakarta pada Oktober 2026. Pembukaan rute ini ditujukan untuk memperluas konektivitas bisnis, pariwisata, dan perjalanan medis antara Indonesia dan Sarawak, Malaysia.
Jakarta dipilih karena memiliki potensi pasar yang luas, terutama dari sektor bisnis dan pemerintahan. CEO AirBorneo, Megat Ardian Aminuddin menjelaskan, kota-kota besar akan menjadi prioritas perusahaan dalam mengembangkan jaringan penerbangan internasional.
“Kami selalu menargetkan ibu kota. Terutama di Asia, ketika ingin memperluas jaringan penerbangan,” ujar Megat dalam sesi wawancara di acara Launching Rute Pesawat AirBorneo Kuching-Jakarta, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, 16 Oktober 2026.
Menurutnya, Jakarta juga memiliki peluang dari perjalanan wisata, kunjungan keluarga, serta kebutuhan perjalanan medis. Megat menilai keberagaman segmen tersebut dapat mendukung pengembangan rute Kuching-Jakarta.
Perusahaan memperkirakan potensi pasar rute tersebut mencapai sekitar 80.000 hingga 100.000 penumpang. Target tingkat keterisian penumpang sekitar 75 persen.
Selain bisnis dan pariwisata, perjalanan medis menjadi salah satu pasar yang dibidik AirBorneo. Megat juga menyebut Sarawak memiliki sejumlah rumah sakit swasta yang terus berkembang dan menawarkan beragam layanan kesehatan.
“Di Sarawak, terdapat sejumlah rumah sakit swasta yang sedang berkembang,” ujarnya. Ia menambahkan, layanan kesehatan di Malaysia berada dalam pengawasan Kementerian Kesehatan Malaysia.
Megat menyatakan akan mengembangkan operasionalnya secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan armada dan biaya operasional. Saat ini AirBorneo memiliki dua pesawat, dan ditargetkan menjadi lima pada akhir tahun atau awal tahun depan.
Jadwal penerbangan dan harga tiket rute Kuching-Jakarta belum diumumkan secara resmi. AirBorneo menyatakan informasi tersebut akan disampaikan setelah proses persiapan dan persetujuan penerbangan internasional selesai.


