INAKINI.COM – Akses menuju Tanjung Selor kini semakin mudah dan terbuka luas, melalui layanan penerbangan Wings Air rute Balikpapan – Tanjung Selor.
Rute ini bukan sekadar menambah jadwal penerbangan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas Kalimantan dan membuka peluang baru bagi masyarakat, dunia usaha, serta sektor pemerintahan.
Melalui Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan, pelanggan dari berbagai kota besar dapat melanjutkan perjalanan ke Tanjung Selor dengan lebih mudah. Kota-kota seperti Bali, Lombok, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Jakarta, Makassar, Pontianak, Palangkaraya, Manado dan 10+ lainnya kini terhubung dalam satu jaringan perjalanan yang cepat.
Pesawat akan mulai terbang mulai 26 Maret 2026 dengan frekuensi penerbangan 3 kali dalam seminggu yakni Selasa, Kamis dan Sabtu. Pesawat akan terbang dari Balikpapan menuju Selor pada pukul 09.00 WITA dan tiba pukul 10.20 WITA. Sementara untuk rute Tanjung Selor-Balikpapan, pesawat akan terbang pukul 10.45 WITA dan tiba pukul 12.15 WITA.
“Bagi masyarakat Bulungan dan sekitarnya, rute ini mempermudah akses ke pusat ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga konektivitas bisnis nasional. Sebaliknya, pelaku usaha dan investor dari luar daerah kini semakin mudah menjangkau Tanjung Selor yang terus berkembang,” ujar Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro.
Rute ini dilayani menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi yang dirancang khusus untuk penerbangan jarak pendek dan konsep point-to-point.
Untuk pengalaman perjalanan yang lebih praktis, pelanggan dapat melakukan pemesanan tiket dan check-in online melalui aplikasi BookCabin. Traveler yang bergabung sebagai member CabinClub akan mendapatkan berbagai penawaran spesial serta keuntungan eksklusif untuk perjalanan yang lebih hemat dan nyaman.
Tanjung Selor: Pusat Pertumbuhan Baru Kalimantan Utara Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Kabupaten Bulungan, Tanjung Selor memegang peran strategis sebagai pusat administrasi, pengambilan kebijakan, dan aktivitas pemerintahan.
Konsentrasi perkantoran pemerintah provinsi dan kabupaten menjadikan mobilitas perjalanan dinas dan koordinasi antarwilayah berlangsung secara rutin dan berkelanjutan.
Secara ekonomi, Tanjung Selor berkembang sebagai simpul distribusi barang dan jasa di wilayah Kalimantan Utara. Didukung sektor perkebunan, perikanan, perdagangan, serta kedekatannya dengan kawasan industri, kota ini memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan.
Konektivitas udara yang semakin baik mempercepat arus pebisnis dan wisatawan, investasi serta logistik yang pada akhirnya memperkuat daya saing daerah.
Dari perspektif pengembangan wilayah, akses transportasi yang efisien menjadi faktor kunci dalam menarik investor, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan di kota-kota besar. Dengan konektivitas yang terhubung ke berbagai pusat ekonomi nasional melalui Balikpapan, Tanjung Selor berada di posisi bagian aktif dalam jaringan ekonomi Indonesia.


