Saturday, March 14, 2026
spot_img
HomeNewsKemlu: KTT D-8 di Jakarta Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah

Kemlu: KTT D-8 di Jakarta Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah

INAKINI.COM – Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) memutuskan untuk menunda penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8) yang sedianya digelar di Jakarta pada 13 hingga 15 April 2026.

Penundaan tersebut dipicu oleh eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS).

Keputusan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu RI, Tri Tharyat, dalam keterangan resmi yang dikeluarkan di Jakarta pada Jumat (13/3/2026).

Menurut Tri Tharyat, situasi keamanan yang memburuk di Timur Tengah membuat Indonesia sebagai tuan rumah perlu mengkaji ulang waktu pelaksanaan pertemuan para pemimpin negara anggota D-8. “Tanggal revisi untuk konferensi tersebut belum dibahas. Saat ini fokus kami adalah memastikan seluruh aspek keamanan dan partisipasi pemimpin negara anggota dapat terpenuhi dengan baik di tengah situasi kawasan yang tidak menentu,” ujar Tri Tharyat.

Awalnya, KTT yang akan dihadiri oleh delapan negara berkembang berpenduduk mayoritas Muslim itu direncanakan berlangsung di Jakarta pada 13-15 April 2026.

Agenda utama pertemuan adalah memperkuat kerja sama ekonomi di bidang perdagangan, industri, dan investasi antarnegara anggota yang membentang dari Asia Tenggara hingga Afrika.

Penundaan itu tidak terlepas dari memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Hal tersebut dipicu operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menyerang Iran pada Sabtu 28 Februari 2026.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel dan sejumlah negara Teluk yang diketahui memiliki pangkalan militer AS.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kehadiran para pemimpin, khususnya dari Iran yang merupakan salah satu anggota utama D-8, serta berpotensi menimbulkan risiko keamanan jika KTT tetap dipaksakan berlangsung.

Developing Eight (D-8) atau Organisasi Kerja Sama Ekonomi Delapan Negara Berkembang adalah forum kerja sama internasional yang didirikan pada tahun 1997.

Anggotanya meliputi Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, Turki, dan Azerbaijan. KTT sebelumnya digelar di Mesir pada tahun 2024.

Indonesia sendiri tercatat sebagai salah satu negara pendiri dan aktif dalam berbagai inisiatif ekonomi di bawah payung organisasi itu. KTT digelar di Jakarta mengingat Indonesia menjadi Keketuaan D-8 2026-2027.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments