Sunday, February 8, 2026
spot_img
HomeNewsMUI Resmikan Pimpinan dan Dewan Pertimbangan Periode 2025-2030, Ini Daftarnya

MUI Resmikan Pimpinan dan Dewan Pertimbangan Periode 2025-2030, Ini Daftarnya

INAKINI.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mengukuhkan susunan kepengurusan baru untuk masa khidmat 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu, (7/2/2026).

Dalam struktur yang ditetapkan melalui Musyawarah Nasional (Munas) XI ini, KH Anwar Iskandar kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Umum. Sementara para pengurus baru dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan bernomor Kep-1/DP-MUI/XI/2025 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan.

Struktur baru ini mencerminkan keberagaman umat dengan melibatkan tokoh dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, akademisi, hingga pakar hukum.

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, turut menyaksikan momentum pengukuhan yang memperkuat peran MUI sebagai “tenda besar” umat Islam Indonesia.

Posisi Ketua Dewan Pertimbangan kembali ditempati oleh Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin, didampingi oleh tokoh-tokoh besar seperti Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar dan Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie sebagai Wakil Ketua. Di jajaran eksekutif, KH Anwar Iskandar didampingi oleh tiga Wakil Ketua Umum: KH M. Cholil Nafis, Dr. H. Anwar Abbas, dan Dr. KH Marsudi Syuhud.

Jajaran ketua diisi oleh sejumlah tokoh, antara lain Asrorun Ni’am Sholeh, Gusrizal Gazahar, Mastuki Baidlowi, Abdul Manan Ghani, Abdul Moqsith Ghazali, M. Ajrul Tanjung, Sudarnoto Abdul Hakim, Sholahuddin Al-Aiyub, Fasli Jalal, Pasni Rusli, Faisal Nasir bin Madi, Siti Ma’rifah, Utang Ranuwijaya, Wahiduddin Adams, Muhammad Zaitun Rasmin, Ahmad Fahrur Rozi Burhan, Nusron Wahid, dan Noor Achmad.

Posisi Sekretaris Jenderal dijabat oleh Amirsyah Tambunan dengan dukungan jajaran Wakil Sekretaris Jenderal yang terdiri atas Aminuddin Yakub, Muhammad Ziyad, Asrori S. Karni, Arif Fahrudin, Sarmidi Husna, Hasuarli Halim, Shafira Mahrusah, Muhammad Buhari Muslim, Muhammad Adib Khumaidi, Ery Yusuf, Armai Arief, Nilmayetti Yusri, Ali M. Abdillah, Muhammad Ihsan Tanjung, Syamsul Qomar, Khairul Sholeh Rasyid, Mabroer, Rofiqul Umam Ahmad, dan Rahmat Hidayat.

Sementara itu, jabatan Bendahara Umum diemban oleh Misbahul Ulum yang dibantu oleh Rudy Mas’ud, Diana Dewi, Trisnaningsih Yuliati Juaeli, Yayat Sujatna, Jojo Sutisna, Idy Muzayyad, Mahsin Ahmad, serta Erni Juliana Al-Hasanah Nasution.

Untuk Dewan Pertimbangan, MUI diisi oleh tokoh-tokoh seperti Nasaruddin Umar, Afifuddin Muhajir, Jimly Asshiddiqie, Hamdan Zoelva, Shafiq A. Mughni, Basri Bermanda, Abdul Lah Zaidi, Tamsil Linrung, Phil. Kamaruddin Amin, Amany Lubis, Bariah Priyumi, Yusnar Yusuf, Mashuri Abdillah, Zaenuddin, Masnun Tahir, Muhyiddin Junaidi, dan Muhammad Sapri Hutauruk.

Adapun posisi Sekretaris dijabat oleh Sad Ibrahim dengan Wakil Sekretaris Zainut Tauhid Sa’adi, Zulfa Mustofa, Nauruz Zaman Husein, Ahmad Muzakki, Sabriati Aziz, Siti Aisyah, Valina Singka Subekti, Muhammad Mukri, Shodiqom, dan Nashirul Haq.

Pengurus Harian

  • Ketua Umum: KH M. Anwar Iskandar
  • Wakil Ketua Umum: KH M. Cholil Nafis, Ph.D.; Dr. H. Anwar Abbas, M.M.; Dr. KH Marsudi Syuhud.
  • Sekretaris Jenderal: H. Amirsyah Tambunan (Kembali terpilih)
  • Bendahara Umum: H. Misbahul Ulum

Ketua-Ketua Bidang:

  • Bidang Fatwa: Prof. Dr. KH M. Asrorun Ni’am Sholeh.
  • Bidang Infokom: KH Masduki Baidlowi.
  • Bidang Penanggulangan Bencana: Nusron Wahid.
  • Bidang Kesehatan: Prof. Fasli Jalal.

Dalam sambutannya, KH Anwar Iskandar menekankan bahwa fokus utama kepengurusan kali ini adalah memperkuat persatuan nasional serta mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah (kebangsaan), dan ukhuwah insaniyah (kemanusiaan). Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa merupakan tanggung jawab bersama umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto menghadiri dan menyaksikan langsung pengukuhan kepengurusan MUI yang baru tersebut. Pengukuhan itu juga menjadi bagian dari rangkaian acara MUI yang mengusung tema ‘Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa’.

Prabowo menegaskan bahwa pengukuhan pengurus MUI ini menjadi simbol penting persatuan antara ulama dan umara dalam membangun bangsa.

“Hari ini adalah lambang dari bersatunya ulama dengan umara. Kalau ulama dan umara bersatu, insyaallah bangsa kita akan menjadi bangsa yang besar, bangsa yang makmur. Sekali lagi hari ini, lambang bersatunya ulama dan umara di Republik Indonesia. Dan ini adalah cerminan kebangkitan bangsa Indonesia,” ujar Prabowo Subianto.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments